0 Flares Twitter 0 Facebook 0 Pin It Share 0 Google+ 0 Reddit 0 0 Flares ×

Belakangan ini aku kepikiran mau coba bikin post series mengenai skincare. Soalnya selain review product, aku cukup sering dapat pertanyaan tentang penggunaan skincare dari temen-temen. Ya udah, biar gampang aku bikinin post aja sekalian, jadi kalo ada yang nanya tinggal suruh baca blog aja hehe. Mayan kan nambah-nambah viewers juga. Berhubung ini postingan pertama, aku mulai dari yang paling basicnya dulu ya, yaitu langkah-langkah penggunaan skincare. Hal ini penting karena seberapa ampuhnya pun produk yang kita pakai, kalau cara penggunaannya salah, jadi ga akan berpengaruh, or even worse malah bikin kulit kita jadi “rusak”.

Sebelumnya, aku bikin disclaimer dulu, ya. Sebenernya sudah aku state juga sih di page disclaimer blog ini, but just in case you didn’t get the chance to read it. Aku ga mengklaim sebagai ahli dan aku juga ga punya sertifikasi khusus dalam dunia per-skincare-an ini. Semua info yang aku sampaikan merupakan hasil dari extensive reading dari berbagai sumber, blog atau jurnal. Jadi, bisa digunakan sebagai salah satu referensi. 

Oiya, bukan berarti semua langkah yang aku sebutkan disini harus dilakukan, ya. Postingan ini cuma sebagai dasarnya aja. Jadi mau kamu pakai 10 steps Korean skincare atau lazy girl skincare routine, langkah-langkah ini tetap bisa dijadikan patokan. Tinggal disesuaikan aja dengan produk-produk mana yang kamu pakai. Ok, so here goes:

Skincare 101: Langkah-langkah Penggunaan Skincare


  1. Make-up remover/Oil Cleanser

Tahap paling awal dari skincare routine adalah membersihkan wajah. Ini self-explanatory ya, supaya produk-produk yang digunakan di tahap-tahap selanjutnya bisa terserap dengan sempurna. Langkah ini wajib dilakukan kalau kamu pakai make-up, sunscreen, atau produk lainnya yang mengandung silikon. Step ini bisa di-skip untuk pagi hari karena toh malamnya kita ga pake make-up, kan (tell me you wash your make-up before going to bed!). Untuk produknya bisa macam-macam disesuaikan dengan kebutuhan aja, bisa micellar water, milk cleanser, oil cleanser, cleansing balm, etc.


  1. Cleanser

Langkah sebelumnya hanya untuk mengangkat sisa-sisa make-up dan produk berbasis silikon, makanya kita butuh double cleansing. Selain untuk benar-benar membersihkan wajah, tahapan kedua ini juga untuk mengangkat sisa-sisa make-up remover yang dapat menyebabkan iritasi dan menyumbat pori jika tidak dibersihkan dengan seksama. Sekali lagi, untuk pagi hari kita bisa skip langkah pertama dan langsung masuk ke langkah kedua ini. Jadi langkah double cleansing ini sangat penting dilakukan untuk malam hari. Untuk produknya aku sarankan untuk menghindari produk yang mengandung Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Sodium Laureth Sulfate (SLES) karena lebih tidak menyebabkan iritasi. Berdasarkan pengalaman pribadi, sejak aku mulai pakai cleanser yang tidak mengandung SLS, kulit wajahku jadi lebih jarang bermasalah. Nanti aku akan buatkan post tersendiri mengenai pemilihan cleanser/face wash ya supaya postingan ini ga jadi terlalu panjang.


  1. Exfoliating/Acid Toner atau Toner

Eksfoliasi merupakan salah satu step yang penting dalam skincare routine. Fungsinya adalah untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang diproduksi oleh kulit kita. Jika tidak dilakukan, sel-sel kulit mati yang tidak terangkat dapat membuat penyerapan produk skincare lainnya tidak efektif. Makanya langkah ini dilakukan sebelum penggunaan produk treatment. Pilih jenis toner yang mengandung acid untuk melakukan ekfoliasi ringan yang dapat dilakukan setiap hari, seperti Pixi Glow Tonic atau my personal favorite Son&Park Beauty Water. Kalau kamu tidak mau atau belum berani menggunakan acid toner, maka pada step ini kamu bisa gunakan toner biasa yang tidak mengandung acid, jadi hanya sebagai cleansing toner atau pH-balancing toner seperti COSRX AHA/BHA Clarifying Toner (sebenarnya termasuk acid toner juga tapi sangat ringan kandungannya) atau Klairs Clarifying Toner


  1. Treatment Products

Yang dimaksud dengan treatment products adalah produk-produk skincare yang mengandung actives, seperti vitamin C, retinol/retinoid (vitamin A), benzoyl peroxide, salicylic acid, lactic acid, glycolic acid. Contoh-contoh produknya seperti OST Original Pure Vitamin C20 atau Klairs Freshly Juiced Vit C Serum, Bravura Salicylic, Lactic, dan Glycolic Acid, COSRX AHA 7 Whitehead Power Liquid, COSRX Blackhead Power Liquid, The Ordinary Advanced Retinoid 2%, etc. Treament products ini sebaiknya tidak digunakan bersamaan karena ada beberapa kombinasi yang tidak cocok jika dipakai dalam waktu yang bersamaan.

  • Retinoid: jangan digunakan bersamaan dengan Vit.C, benzoyl peroxide, dan acid
  • Acids: jangan digunakan bersamaan dengan retinoid dan benzoyl peroxide
  • Vit C: jangan digunakan bersamaan dengan retinoid dan niancinamide

Untuk yang dapat dipakai bersamaan berikut rekomendasi urutan pakainya:

  • Vitamin C
  • BHA (Salicylic acid)
  • AHA (glycolic acid & lactic acid)
  • Retinol/Retinoid
  • Benzoyl Peroxide (bisa juga digunakan setelah moisturizer)

  1. Hydrating Toner/Face Mist

This step is totally optional and depends on which routine you’re going for. Kalau routine yang digunakan adalah yang simple/basic, langkah ini bisa di-skip. Tapi kalau menggunakan routine yang melibatkan penggunaan actives (treatment products seperti diatas) wajib hukumnya diikuti dengan penggunaan hydrating toner. Kenapa? Karena treatment products seperti acids dkk dapat menyebabkan kulit menjadi kering atau dehidrasi sehingga penting sekali menggunakan hydrating toner untuk menghidrasi kulit.


  1. Essence

Kalau kamu penganut aliran skincare Korea (cailah penganut :))), pasti akan menggunakan essence. Essence ini memang the heart of Korean skincare, yang membedakan skincare ala Korea dan Western. Fungsinya adalah memberikan nutrisi kepada kulit sehingga penyerapan product pada langkah selanjutnya, yaitu serum, ampoule, dan moisturizer, lebih memberikan hasil yang mumpuni. Produk essence yang aku rekomendasikan seperti SKII FTE, Missha FTE, Secret Key FTE, dan Benton Snail Bee Essence.


  1. Serum/Ampoule

Langkah setelah essence adalah serum. Ada yang bilang kalau keduanya cuma beda sebutan aja, kalo di Korea nyebutnya essence, kalo di Western nyebutnya serum. Kalo aku sendiri kurang setuju sih. Memang essence dan serum memiliki kegunaan yang hampir sama tapi, konsistensi serum umumnya lebih kental daripada essence. Selain itu, serum juga biasanya memiliki tujuan yang lebih spesifik, misalnya hydrating, brightening, anti-aging, dsb. Yang lebih mirip dengan serum, adalah ampoule yang kosentrasinya formulanya lebih padat.


  1. Moisturizer

Setelah selesai mengaplikasikan produk-produk skincare diatas, maka yang diperlukan adalah moisturizer, untuk menyegel semua kandungan dalam produk yang sudah digunakan sebelumnya. Memilih moisturizer biasanya cenderung paling mudah dibandingkan dengan produk-produk skincare lainnya karena tersedia pilihan yang sangat banyak untuk line skincare ini. Tinggal pilih yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis kulit.


  1. Face Oil

Langkah ini merupakan langkah tambahan yang opsional karena tidak semua orang perlu menggunakan face oil. Tapi kalau kamu ingin pakai face oil, pakailah setelah menggunakan moisturizer. Untuk yang berkulit normal dan kombinasi bisa menggunakan face oil sebagai pengganti moisturizer. Face oil ini sangat berguna sekali untuk yang memiliki kulit kering, jadi bagus untuk dipakai setelah moisturizer. Aku sendiri biasanya pakai face oil kalau habis pakai produk skincare yang sangat drying seperti Sunday Riley Good Genes.


  1. Sleeping Pack/Sunscreen

Langkah terakhir ini tergantung waktu pemakaian. Untuk malam hari berarti sleeping pack, sementara untuk siang hari berarti sunscreen. Kita bahas satu-satu, ya. Sleeping pack sebenarnya adalah sejenis masker yang diaplikasikan tipis-tipis dan dipakai di malam hari sebelum tidur. Jadi masker ini dipakai semalaman dan bekerja selama kita tidur. Langkah ini juga sebenarnya opsional jadi bisa di-skip jika merasa ga butuh. Kadang ada juga beberapa produk yang judulnya sleeping pack tapi bisa digunakan sebagai moisturizer misalnya COSRX Honey & Rice Overnight Mask. Aku pribadi ga pernah pakai sleeping pack dan ga kepengen soalnya kayanya ribet aja tidurnya kalo masih ada sisa-sisa produk yang ga terserap.

Untuk pagi hari, langkah terakhir skincare routine yang penting banget dan ga boleh di-skip adalah sunscreen. Aku selalu tekanin pentingnya pake sunscreen ke temen-temen aku. You don’t have to use all the skincare products and routine but please use sunscreen in the morning. Apalagi kalo malamnya kita pakai treatment products yang mengandung actives. Karena biasanya bahan actives ini membuat kulit kita menjadi lebih sensitif terhadap matahari. Kalau kamu pakai makeup, sunscreen ini harus dipakai sebelum menggunakan makeup dan harus digunakan 15-20 menit sebelum kulit terpapar sinar matahari. Aku juga kurang rekomen untuk pakai sunscreen yang 2 in 1 aka make-up (e.g. BB cream, primer, foundation, cushion, etc.) yang mengandung SPF. Sebagus-bagusnya sunscreen adalah yang memang benar-benar berfungsi sebagai sunscreen aja jadi kemampuan melindunginya dari sinar UV A dan UV B tidak terkompromi.


Tambahan: Masker

Masker memang ga aku masukin di langkah-langkah skincare di atas karena penggunaan masker kan biasanya occasional. Selain itu jenis masker yang berbeda juga waktu pemakaiannya beda, makanya supaya ga bingung aku masukin sebagai tambahan aja.

Ada dua jenis masker yang biasanya dipakai dalam skincare routine, yaitu wash-off mask dan sheetmask. Wash-off mask, sesuai namanya adalah masker yang dibilas setelah penggunaannya, seperti mud mask, clay mask, sugar mask, dsb. Atau kalau kamu suka bikin masker sendiri dari bahan-bahan alami, itu juga termasuk wash-off mask. Untuk wash-off mask biasanya digunakan pada kulit yang sudah dibersihkan, berarti setelah langkah 1 dan 2. Setelah dibilas baru kita mulai lagi dengan langkah skincare selanjutnya.

Untuk sheetmask, agak berbeda. Sheetmask ini, lagi-lagi merupakan signature step dari Korean skincare. Kalau menggunakan sheetmask, penggunaannya adalah setelah serum/ampoule dan sebelum moisturizer (berarti antara di antara langkah ke-7 dan ke-8) dan tidak perlu dibilas. Kenapa? Karena sheetmask sebenarnya juga mengandung concentrated serum (makanya digunakan setelah serum) dengan nutrisi yang berbeda-beda tergantung jenis sheetmask-nya. Jadi dibiarkan menyerap tanpa harus dibilas.


Conclusion

Produk skincare memang sangat banyak sekali jenisnya. Kadang memang bikin bingung dan overwhelmed terutama kalau kita baru belajar tentang skincare. Jadi semoga postingan ini membantu untuk layering produk skincare yang bermacam-macam.

Kalau susah mengingatnya, aturan utama dari skincare layering adalah mulai dari produk yang teksturnya paling cair ke yang paling kental atau creamy. Semakin ringan tekstur produk maka akan semakin cepat menyerap ke dalam kulit and vice versa.

Ini aku sempat bikinin semacam infografis tentang langkah-langkah pemakaian skincare yang sudah aku tulis diatas. Ada versi PDFnya juga kalo-kalo pengen download dan print biar ga lupa hehe. Sila di-klik link di bawah fotonya, ya 🙂

LANGKAH-LANGKAH PEMAKAIAN SKINCARE

Click here for printable version

Please let me know kalau ada yang masih kurang jelas atau mungkin ada info yang salah aku kasih. Tapi semoga bermanfaat. Untuk Skincare 101 selanjutnya, mending bahas apa ya? Looking forward for your feedbacks <3

  • waahh this is so informative! berguna banget buat yang baru tertarik sama skincare. btw setuju banget essence sama serum suka disamain padahal menurutku beda banget. essence itu buatku semacam booster biar treatment yang dipakai sesudahnya terserap lebih baik, sedangkan serum itu specified treatment untuk treat sesuatu.

    untuk sleeping mask sebenarnya berguna banget kalau kulitnya kering. aku udah coba dua dari laneige dan cosrx dan paginya kulitku jauh lebih supple dan moist. apalagi kalo abis pake exfoliant. jadi ketagihan pake hehe. OOT, aku masih takut combine AHA sama vit c biarpun udah direkomendasi banyak orang karena pernah baca artikel kalau sebenarnya kombinasinya kurang bagus buat kulit e_______e but i’ll try soon! thanks for sharing ya!

    • Wah kamu cocok ya pakai laneige yg sleeping mask? Aku malah bruntusan huhu. Kalo COSRX emang kece sih ya belum kecewa sejauh ini hehe.
      U’re welcome semoga membantu ya hehe 🙂

  • nadia

    Dee aku mau rame2in kolom comment sambil nanya hehe.
    Berikut pertanyaanku ya (wkk):
    – hydrating toner itu maksudnya yg gimana sih Dee? Aku bingung yg dimaksud apa. Ada recommend ngga? Trus klo Bioderma itu termasuk apa? Cleanser ya?
    – aku mau pake serum niih lagi cari yg recommend utk brightening krn kulitku kusam dan tidak merata kyknya 🙁 aku liat2 di review yg bagus (and affordable) Alpha Arbutin – The Ordinary, kmu ada review/denger komen orang ttg itu ngga? Bagus ga ya?
    – sunscreen yg ga campur sm makeup kyk bb/cc cream yg recommend apa?
    – kalo krim malam itu fungsinya kyk apa ya di step kamu ini?
    Sekian dulu pertanyaannya, klo ada yg kelupaan aku tanya lagi yaa. Bikin comment udh kyk bikin postingan yha ini panjang bener maapin. Maklum baru mau mulai jadi cewe tulen hehe.
    Thank youu Dee. 😄

    • nadia

      Btww sebelum kmu jawab, mau nambahin, kulitku tipe yg kering ya fyr hehe.

      • Hi Nattt,
        1.) Hydrating toner tuh toner yg mengandung ingredients yg menghidrasi semacam hyaluronic acid. Biasanya juga ada tulisannya kok kalo dia hydrating toner contoh the body shop yg pink, hada labo (lupa namanya yg mana google aja hada labo hydrating toner), atau Klairs yg supple treatment toner. Kalo Bioderma yg micellar water itu cleanser.
        2.) Serum kalo untuk brightening pilih yang ada vit.c nya. The Ordinary yg Alpha Arbutin denger2 memang bagus terutama untuk menghilangkan bekas2 jerawat, tapi kalo brightening yg kamu maksud, kayanya bukan ini ya?
        3.) Contoh skin aqua atau biore UV Aqua Ric
        4.) krim malam itu moisturizer

        hehe semoga membantu 😀

0 Flares Twitter 0 Facebook 0 Pin It Share 0 Google+ 0 Reddit 0 0 Flares ×