0 Flares Twitter 0 Facebook 0 Pin It Share 0 Google+ 0 Reddit 0 0 Flares ×

 

the ordinary glycolic acid toner review

Setelah lama ga nulis bikin review skincare product, akhirnya aku mulai ada mood lagi untuk bikin review skincare. Di post ini aku akan tulis review tentang exfoliating toner yang beberapa bulan terakhir ini sudah aku pakai, yaitu The Ordinary Glycolic Acid Toning Solution.

Sebelum mulai review, kayanya aku pengen ngejelasin sedikit kenapa udah super jarang nulis tentang skincare atau review produk di blog. Aku anaknya dikit-dikit emang harus dijelasin lol. Memang belakangan ini aku jarang bikin skincare review.Ā Selain karena memang aku lagi switching ke mindful skincare routine yang bikin aku ga nyobain banyak skincare baru, aku juga kalo nyobain skincare product waktunya tuh, harus lama gitu. Sementara sekarang sangat banyak review produk skincare bertebaran dimana-mana. Dan jujur aku ngerasa agak ketinggalan kalo “telat” ngereview produknya karena kelamaan pakai.

Tapi aku sadar, sih. Untuk dapat hasil yang optimal dan review yang deep and thorough, memang ga bisa sebentar. Minimal harus pakai selama 4 minggu untuk benar-benar bisa lihat hasil yang sebenarnya. Selain itu, menurut aku skincare product itu juga urusan kulit yang ga bisa terus-terusan ngikutin hype macam fashion. So if a skincare product works on you, it shouldn’t matter if people are still talking about it or not. Lagian review orang bisa banget beda-beda, ga peduli produknya udah ga hype lagi atau engga. Itulah yang bikin aku mulai ada mood lagi untuk bikin review product. I call it slow skincare reviewing šŸ™‚

Sudah cukup curcolnya, sekarang langsung ke reviewnya aja ya. For the record, aku sudah pakai toner ini selama kurang lebih 3-4 bulan (aku lupa exactnya). Seharusnya udah cukup banget untuk aku lihat hasilnya. Yang awalnya bikin aku tertarik untuk cobain The Ordinary Glycolic Acid Toner ini karena aku waktu itu lagi cari exfoliating toner yang gak terlalu harsh dan hydrating.

Setelah melakukan research, aku decide untuk cari toner yang mengandung glycolic acid. Karena seperti yang aku bilang diatas, aku pengen exfoliating toner yang juga hydrating. Makanya aku pilih active ingredientsnya dari kelompok AHA karena kandungan humectantnya yang menghidrasi wajah. Selain itu, dibandingkan BHA yang lebih cocok untuk kulit berminyak, AHA juga bagus untuk meningkatkan produksi collagen, jadi aku pikir akan cocok dengan skincare routine aku yang mulai fokus ke anti-aging.

Berhubung sudah pernah punya pengalaman cukup baik dengan salah satu glycolic acid yang terkenal, si Pixi Glow Tonic, aku sempat mau repurchase. Tapi karena cukup tegiur dengan harganya yang lebih affordable dan kualitas The Ordinary, aku memutuskan untuk cobain The Ordinary Glycolic Acid Toner ini. Awalnya aku coba beli yang share in a jar aja soalnya kemasan full size-nya isinya lumayan banyak, jadi kasian kalo gak cocok. A bit of spoiler sebelum review-nya, I finally bought the full-sized product.

the ordinary glycolic acid toner review

Ingredients

Aqua (Water), Glycolic Acid, Rosa damascena flower water, Centaurea cyanus flower water, Aloe Barbadensis Leaf Water, Propanediol, Glycerin, Triethanolamine, Aminomethyl Propanol, Panax Ginseng Root Extract, Tasmannia Lanceolata Fruit/Leaf Extract, Aspartic Acid, Alanine, Glycine, Serine, Valine, Isoleucine, Proline, Threonine, Histidine, Phenylalanine, Glutamic Acid, Arginine, PCA, Sodium PCA, Sodium Lactate, Fructose, Glucose, Sucrose, Urea, Hexyl Nicotinate, Dextrin, Citric Acid, Polysorbate 20, Gellan Gum, Trisodium Ethylenediamine Disuccinate, Sodium Chloride, Hexylene Glycol, Potassium Sorbate, Sodium Benzoate, 1,2-Hexanediol, Caprylyl Glycol.

Add: alcohol-free, oil-free, silicone-free, nut-free, vegan, gluten-free, cruelty-free.

Sesuai namanya, active ingredients yang bertugas untuk mengeksfoliasi di The Ordinary Glycolic Acid Toning Solution ini adalah Glycolic Acid. Dan seperti yang sudah aku jelaskan di atas, glycolic acid adalah salah satu jenis AHA (alpha hydroxi acid). Glycolic acid ini bekerja dengan cara melarutkan perekat yang menghubungkan sel-sel kulit sehingga, sel-sel kulit yang sudah mati ini lebih mudah terangkat.

Glycolic acid juga bagus untuk meningkatkan produksi colagen dan hyaluronic acid alami kulit. Jadi ga cuma mengeksfoliasi tapi juga bagus untuk anti-aging dan menghidrasi kulit. Untuk yang memiliki kulit yang dehidrasi, kalau mau cari produk ekfoliasi bagus banget pilih yang mengandung glycolic acid.

Untuk yang punya kulit sensitif mungkin harus berhati-hati dengan kandunganĀ Tasmannia Lanceolata Fruit/Leaf Extract karena menurut web The Ordinary, kurang cocok dengan kulit sensitif.

What It Claims To Do

Menurut website The Ordinary, Glycolic Toning solution iniĀ cocok untuk mild exfoliation atau eksfoliasi sedang. Kalo menurut aku ini maksudnya efek eksfoliasinya tidak terlalu harsh, jadiĀ bisa digunakan lebih sering.

Dengan mild exfoliation itu, The Ordinary juga mengklaim bahwa produk ini akan meningkatkan kecerahan wajah dan membuat terlihat lebih bersih. Ini kayanya adalah hasil dari terangkatnya sel-sel kulit mati dari proses eksfoliasi itu, jadi regenerasi kulit lebih cepat dan yang terlihat adalah sel-sel kulit yang lebih sehat, thus lebih cerah.

Di webnya, The Ordinary juga mengatakan kalau produk ini dipakai dengan terus-menerus maka akan membantu memperbaiki tekstur kulit juga. Kalo aku nangkepnya ya mengurangi bruntusan dan membuat kulit jadi lebih terasa halus secara keseluruhan.

How I Use It

Pertama kali coba aku cuma pakai seminggu sekali soalnya kandungan glycolic acidnya yang tinggi dan pH-nya yang cukup rendah (3,6) rawan membuat iritasi. Meskipun ini bukan pertama kali aku cobain pakai glycolic acid, tetep aja kandungan yang berbeda mungkin hasilnya juga berbeda di kulit aku. Jadi untuk jaga-jaga diawal pakainya jarang-jarang aja.

Setelah merasa kalo kulitku gapapa, baru mulai aku tambah intensitas pemakaiannya. Dari dua kali seminggu sampai sekarang sudah mulai tiga kali seminggu. I think that’s the maximum number I could take. Untuk pakai tiap hari, aku ga berani suggest, meskipun diklaimnya disebutkan bisa dipakai tiap hari.

Sesuai dengan instruksi di webnya aku juga cuma pakai di malam hari. And as the general rule, selalu pakai sunscreen keesokan paginya. Dalam skincare routine aku, penggunaan The Ordinary Glycolic Acid Toner ini masuk ke dalam tahap ketiga setelah double cleansing. As usual, kemudian aku follow dengan hydrating toner untuk nambah-nambah hidrasi aja sih. Sebenernya glycolic acid ini kan hydrating juga, jadi gapapa juga kalo mau skip hydrating toner. But I love hydration so that’s what I do.

The Verdict

the ordinary glycolic acid toner review

Packaging:Ā  aku suka packagingnya yang simple dan minimalist, signaturenya The Ordinary. Kemasannya botol plastik yang sangat sturdy dan ga gampang penyok. Saat baru dibuka, botolnya ditutup dengan tutup botol semacam alumunium gitu (idk namanya apa ;_;) tapi di dalam boxnya kita akan dapat tutup plastik dengan moncong yang bisa dibuka tutup untuk memudahkan pengaplikasian produk ke atas kapas.

Tekstur dan Formula: normal, seperti toner kebanyakan, sangat cair. Saat baru diaplikasikan rasanya agak sedikit filmy tapi kemudian cukup cepat menyerap. Baunya acidic, tapi tidak mengganggu. Mirip dengan baunya COSRX AHA 7 Whitehead Power Liquid.

Saat diaplikasikan awalnya akan terasa tingling, which is something I expect from exfoliating toner. Sudah biasa lah ya, kalau exfoliationg toner pasti ada efek tinglingnya. Tapi, kalo menurut aku ini tingkat tinglingnya agak sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan exfoliating toner yang pernah aku coba. Tinglingnya pun cukup konsisten, maksudnya setelah lama aku pakaipun masih suka berasa tingling meskipun ga sekeras awal pakai. Biasanya kalo kulit aku lagi agak sensitif saat PMS rasa tinglingnya akan lebih “berasa”

Tapi aku pikir it’s not a bad thing. The Ordinary Glycolic Acid Toner ini kan memang cukup tinggi kandungan acidnya (7%), pHnya pun rendah banget, jadi cukup understandable buat aku efek tinglingnya. I know buat sebagian orang ini ganggu banget. Jadi disesuaikan aja dengan preferensi masing-masing, ya.

Setelah pemakaian awal, jujur aku ga langsung notice perubahan yang super signifikan. Tapi itu kayanya karna aku cuma pakai seminggu sekali diawal-awal. Semenjak mulai aku tambah frekuensi pemakaiannya, aku mulai ngeliat perubahan, sih. Yang paling kerasa sih, toner ini bikin penyerapan kulit aku terhadap produk-produk skincare lain semakin bagus. Karena aku suka pakai produk hydrating, setelah pakai toner ini kulitku berasa banget semakin hydrated.

The Ordinary Glycolic Acid Toner ini juga ga bikin kulit aku iritasi meskipun ada efek tingling, ya. Purging pun ga ada sama sekali.Ā Tekstur kulit aku juga bener-bener terbantu. Sekarang rasanya lebih mulus dan jarang beruntusan. Padahal dulu aku sering banget beruntusan kecil-kecil di dahi.

Currently, aku lagi ada small bumps yang cukup deep di dalam kulit (matanya ga muncul-muncul) dan toner ini menurut aku cukup membantu untuk ngempesin. Walaupun efeknya super lambat, tapi aku ngeliat progressnya, sih untuk deep whiteheads.

Kalau untuk lebih cerah aku ga terlalu merasa perubahan signifikan dari produk ini sendiri. Tapi memang kalo aku kombinasiin dengan produk lain yang mencerahkan seperti Vitamin C, efeknya lebih cepat dan maksimal.


Di post ini aku akan tulis review tentang exfoliating toner yang beberapa bulan terakhir ini sudah aku pakai, yaitu The Ordinary Glycolic Acid Toning Solution

Overall, aku suka banget sama produk ini. Untuk eksfoliasi dan perbaiki tekstur kulit sih, efektif banget kalo di aku. Selain itu, walaupun hasilnya ga instan aku juga bisa ngeliat progress untuk meningkatkan radiance kulit. And this product works really well with other product. Jadi dia memang bantu ngeboost performa skincare product kita yang lain. The only thing yang aku kurang suka cuma tingling sensationnya aja. But it’s true for any exfoliating toner. So it’s fine by me.

I’d highly recommend this toner untuk yang punya kulit kering dan dehidrasi tapi pengen pakai exfoliating toner. Oiya, dan untuk exfoliating toner yang isinya 240ml, The Ordinary Gylolic Acid Toning Solution ini juga termasuk murah dibandingkan glycolic acid toner lainnya.

Hope you find this review of The Ordinary Glycolic Acid toner helpful! šŸ™‚

0 Flares Twitter 0 Facebook 0 Pin It Share 0 Google+ 0 Reddit 0 0 Flares ×