0 Flares Twitter 0 Facebook 0 Pin It Share 0 Google+ 0 Reddit 0 0 Flares ×
#dirumahaja

Pertama kali denger himbauan untuk melakukan social distancing alias pembatasan sosial akibat meluasnya virus Corona di seluruh dunia, jiwa introvertku langsung bergejolak. Hehe. Soalnya social distancing tuh makanan sehari-hari banget. Tapi untuk beberapa orang tinggal #dirumahaja bukan merupakan hal yang mudah. Sayangnya, di saat-saat seperti ini, hal ini penting untuk dilakukan.

Bagi yang melakukan work from home, tinggal #dirumahaja mungkin tidak akan begitu terasa karena sibuk bekerja, tapi ketika akhir pekan, akan lain ceritanya. Kebanyakan akan merasa cepat jenuh dengan keterbatasan ruang gerak dan kegiatan yang bisa dilakukan. Lain halnya dengan saya, yang jauh sebelum kasus Corona ini memang sudah betah tinggal #dirumahaja (bahkan, kamar kos) sepanjang weekend. Literally, bisa gak keluar kamar sama sekali selain untuk ngambil pesanan makanan online. So, as a self-certified introvert, it’s finally my time to shine.

Sebenarnya, kegiatan yang bisa dilakukan saat #dirumahaja tuh, banyak banget, kok. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan selama tinggal #dirumahaja:

  1. Binge-watching TV series – Berapa banyak TV series atau drama Korea yang belum sempat ditonton karena weekdays terlalu sibuk kerja dan weekend terlalu sibuk ngemall. Now is the time to finally watch all those recommended TV series you’ve been wanting to watch.
  2. Baca buku yang sudah menumpuk – Yakin yang hobi beli buku tapi ditumpuk doang karna gak sempet baca bukan cuma saya. Jadi sekarang saat yang tepat untuk nyicil ngabisin buku-buku yang udah numpuk. Sayang kan kalo ga dibaca.
  3. Self-pampering – Luluran, maskeran, taking a long bath/shower, 10 step skincare routine. Kapan lagi sempet full self-pampering dari ujung kepala sampe ujung kaki kalo gak di masa-masa #dirumahaja kaya sekarang?
  4. Movie marathon – Bersyukur banget sekarang banyak platform untuk streaming film, jadi bisa movie marathon. Yakin banget banyak yang kelewatan gak sempet ke bioskop nonton film-film yang banyak direview orang. Nah, sekarang waktunya. Kalo suka nonton film-film lama, bisa buka rekomendasi film-film dari saya di link ini.
  5. Beberes dan bersih-bersih – Yes, akhirnya dapet kesempatan untuk praktekin Kon Mari method, atau sekadar reorganising pernak-pernik kamar. Even better, kalo bisa sekalian deep cleansing rumah. Selain ngurangin bosen, beberes juga bermanfaat untuk kesehatan fisik & mental. Cobain, deh.
  6. Digital declutter – Coba cek, berapa banyak foto yang ada di gallery handphone atau folder laptopmu? Berapa banyak file-file gak penting di harddisk? Nah, waktu luang di rumah ini bisa banget dimanfaatkan untuk menghapus file-file gak penting yang selama ini membuat penuh gadget kita. Lebih bagus lagi kalo sekalian dikategorisasi dengan lebih rapi, biar gak bingung lagi kalo mau cari dokumen atau foto penting.
  7. Home workout/exercise – gak bisa ke gym dulu? Olahraga #dirumahaja bisa banget, kok. Sekarang udah banyak banget aplikasi di handphone untuk gerakan-gerakan workout di rumah yang mudah diikuti. Males download aplikasi? Tinggal buka youtube, mau workout atau exercise apa aja ada, kok.
  8. Belajar masak – Untuk yang belum bisa masak, gunakan waktu #dirumahaja untuk mulai bereksperimen dengan resep-resep makanan mudah yang sering seliweran di internet.
  9. Side hustling – Punya proyek untuk penghasilan tambahan seperti online shop atau online class? Mumpung banyak waktu luang, manfaatkan untuk memulai proyek sampingan itu. Jadi begitu krisisnya reda (hopefully soon!), proyek sampingan kita sudah siap untuk berjalan.
  10. Online course – Sekarang banyak banget web atau aplikasi untuk mengasah skill apapun yang kita pengen. Mau belajar bahasa asing? Ada. Mau belajar digital marketing? Bisa. And now it’s the perfect time to start.
  11. Dengerin podcast – Berbagai macam podcast dengan berbagai macam topik sudah mudah banget untuk dicari.
  12. Hubungi teman & keluarga – Tinggal #dirumahaja bukan alasan untuk gak bisa ngobrol dengan teman & keluarga. Jangan lupa untuk mengecek keadaan teman & keluarga, terutama yang tinggal sendirian.
#dirumahaja

Jadi, gimana? Dua belas kegiatan diatas kira-kira cukup gak untuk mengisi waktu luang saat harus tinggal #dirumahaja ? Mungkin kesannya gak banyak, tapi coba deh, lakuin satu-satu. Belum tentu sampe krisis ini berakhir (again, hopefully soon!) juga sempet ngerjain semua, kok. Trust me, saya yang udah stay di rumah terus aja belum habis ngerjain ini semua, kok 🙂

Kalau sepuluh kegiatan diatas bisa dilakukan untuk bikin betah #dirumahaja, ada juga beberapa hal yang sebaiknya dihindari saat ini:

  1. Menggunakan social media secara berlebihan – buat saya personally, disaat-saat krisis kaya gini, mantengin timeline social media sama sekali gak menghibur, terlalu banyak informasi berseliweran dimana-mana. Entah yang benar, yang dilebih-lebihkan, atau bahkan bohong. Entah statement netizen yang positif maupun negatif. Yang ada malah bikin panik dan stress. Tentu penting untuk tetap tahu kondisi disaat seperti ini, tapi bisa kita batasi dengan hanya mengecek berita dari sumber yang resmi dan terpercaya di jam-jam tertentu saja. Jadi ngeliatan timeline tiap saat tuh, gak perlu banget sebenernya. Filter the information that should get your attention, especially at times like this.
  2. Panik berlebihan – Seperti yang saya bilang, reaksi panik di saat seperti ini tuh, wajar banget dan merupakan reaksi alamiah. It’s okay to be panic, but don’t let it consume you. Jangan biarkan rasa panik itu membuat kita melakukan hal-hal yang merugikan seperti menyebarkan atau mempercayai informasi hoaks yang beredar atau bahkan melakukan panic buying. Take a deep breath kemudian pikirkan langkah logis yang bisa kita lakukan, seperti melakukan social distancing dan tinggal #dirumahaja.
  3. Ngeyel – Memang jangan terlalu panik, tapi terlalu santai juga gak baik. Mungkin ada yang melakukannya karena denial dan untuk berusaha untuk positif. Tapi krisis yang kita hadapi saat ini nyata dan sudah cukup banyak memakan korban jiwa. Memang panik tidak terlalu banyak gunanya, tapi berhati-hati tetap harus dilakukan. Himbauan work from home, menutup sekolah & universitas, dan tiket pesawat murah bukan merupakan kesempatan untuk liburan. Sejauh ini, social distancing merupakan langkah paling baik untuk mengurangi laju penyebaran virus, jadi jika memang diberikan kesempatan untuk tinggal di rumah, tinggalah di rumah. It won’t last forever.

It’s not an easy time for us all. Saya tau untuk yang tidak terbiasa berdiam diri, tinggal #dirumahaja bisa jadi sangat menyiksa. Tapi, perlu kita ingat juga bahwa tidak semua orang memiliki kesempatan untuk tinggal #dirumahaja. Teman-teman petugas medis yang berada di garda depan, pedagang kecil yang harus tetap berjualan, mereka tidak memiliki kesempatan untuk bisa tinggal #dirumahaja.

Jadi kita bisa coba untuk melihat hal ini sebagai privilege. Demi kepentingan bersama dan supaya krisisnya lebih cepat berlalu, bagi yang punya kesempatan, yuk tinggal #dirumahaja.

Let me know if you need more activity ideas while staying at home. I’ll be back with more recommendations. We’re all in this together 🙂

0 Flares Twitter 0 Facebook 0 Pin It Share 0 Google+ 0 Reddit 0 0 Flares ×